Ketimpangan Penduduk Indonesia

Standar

Ya, kali ini ada tugas jadi harus ngerjain tugas dulu! Tugas geografi tentang Antrofosfer.

Jumlah penduduk indonesia pada tahun 2015 bekisaran antara 248 sampai 248,1 juta jiwa. Saya menuliskan ini disebabkan karena pada tahun sebelumnya tepatnya pada tahun 2014 jumlah penduduk indonesia 248 juta jiwa.

Penambahan penduduk indonesia ini sangat drastis dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya apalagi jika dibandingkan dengan jumlah penduduk pada tahun 1930 yang hanya berjumlah 60,7 juta jiwa. Melonjaknya data penduduk indonesia kurang lebih disebabkan oleh banyaknya banyaknya kelahiran. Sebab jika banyak kelahiran maka banyak pula penambahan jumlah penduduknya.

Setelah saya teliti lebih lanjut angka kematian di indonesia pada tahun 2015 bekisaran antara …. sampai ….. maaf ternyata angkanya belum dikeluarkan badan statitiska. Read the rest of this entry

Teman

Standar

Kehilangan itu memang menyakitkan. Begitulah yang kurasa. Seorang teman baru, yang telah membuat hidupku dan keluargaku lebih berwarna harus pergi kembali pada tuannya. Jujur sebenarnya aku sangat menyayanginya. Tapi apa yang bisa kulakukan ketika dia benar-benar pergi dariku.

***

Malam itu aku di kejar oleh dua orang temanku, mereka terus mengejar, sehingga aku harus berlari supaya terhindar dari mereka. Akhirnya di sebuah persimpangan, aku mencoba untuk berbelok dan masuk ke dalam sebuah tong sampah besar. Gelap, sedikit ke anehan yang mulai kurasakan, sebuah kaki robot kudapatkan dan ketika itu juga, ada sesuatu yang bergerak di belakangku. Tapi apa itu? Aku tak tau. Aku kembali menemukan kaki robot dan ketika itu juga aku merasakan sebuah keanehan. Read the rest of this entry

Menjadi pendamping boleh juga!!!

Standar

Sedikit kisah ketika mendampinggi peserta MTQ!!

Sebuah perjalanan malam ku tempuh dengan mereka. Para anak-anak yang bermimpi memenangi perlombaan ini. Aku yakin dengan suara-suara yang dimiliki mereka dan beberapa lagu yang dikuasi mereka, mereka akan menang.

***

Sebuah mobil akan mengantarkan kami menuju lokasi, kalian harus tau bukan jalan raya atau pun jalan yang bagus yang akan kami lewati. Sebuah jalan kecil, yang hanya bisa dilalui oleh satu mobil, perjalanan malam kami mulai.

***

Jalanan yang berkelok-kelok akan kami lalui, “ dek!! abang yakin beberapa kalian akan juara” hanya kalimat itu yang bias ku ucapkan pada mereka. Menikmati perjalanan menuju di kaki gunung, ya kalian harus tau hanya inilah akses jalan yang bias kami lewati untuk sampai di lokasi. Read the rest of this entry

Belajar Di Perantauan

Standar

Merantau sebuah kata, sebuah perjalanan.

Mengadu nasib di tempat orang

Lebaran selalu balik ke kampung halaman

Walaupun di saku uang pinjaman

Merantau sebuah kata penuh harapan

Mencari ilmu di tanah orang

Berharap ilmu yang datang bisa di bawa pulang

Cinta pada kampung halaman tak mungkin hilang

Walaupun bertahun-tahun di negeri orang

Ayah bilang jangan pulang

Bawa Ilmu untuk sanak sakampuang

Ibu bilang! cepat pulang

Berikan Ilmu yang sudah kau dapat pada orang

Aku akan pulang….

Tapi tunggu sampai waktunya datang

Janji untuk mengabdi selalu di hati

Mengabdi untuk kampung yang tersayang.
Read the rest of this entry

Kecewa Dengan Sikapmu

Standar

“Ayo kita ke puskesmas” kata Ibu padaku. Aku hanya memberi kode dengan menundukkan kepalaku.

Pagi ini matahari baru mulai menampakkan dirinya. Suara burung menghiasi pagi ini. Pemandangan negeriku masih hidup, hijau dan masih sangat-sangat indah. Banyak orang yang kulihat mulai pergi, beranjak dari rumah mereka masing-masing. Mengadu nasib tentunya bagi bapak-bapak itu. Beberapa orang teman sebayaku telah bersiap menimba ilmu, berpakaian rapi putih biru. “maaf kawan tampaknya Aku hari ini tidak bisa pergi dengan kalian, ada urusan penting di puskesmas” kataku pelan pada Adam teman sebayaku. Dia hanya mengangguk-anguk dan di iringgi kata-kata “ok kawan, nanti kan kuberi tau padamu apa yang kudapatkan” ucapnya, yang mulai menjauh dariku. Read the rest of this entry

Aku dan Hidupku.

Standar

Aku ingin mereka tau bertapa susahnya Aku mendapatkan ilmu-ilmu yang berterbangan itu.

Orang tua menjadi semangat dan akan menjadi awan pelindung hidupku.

Sudah dua minggu Aku bersekolah. Sekarang seragamku sudah berubah, yang awalnya putih merah sekarang jadi putih biru. Mendapatkan predikat nilai yang sangat memuaskan ketika tamat dari bangku SD. Walaupun mendapatkan predikkat nilai yang sangat memuaskan tapi itu semua tak membantuku untuk melanjutkan sekolah dengan gratis. Read the rest of this entry

FAKKIR QOBLA ANTA’ZIMA

Standar

FAKKIR QOBLA ANTA’ZIMA^^
Berpikirlah sebelum…….

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

3. Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa, Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda, Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup. Read the rest of this entry